Aku berjalan menapaki irama hidupku
mengikuti apa yang melodi hati inginkan
Apabila melodi berkata ke kiri ku kan ke kiri
Apabila melodi berkata ke kanan ku kan kekanan
Aku terus berjalan
Tak peduli musim apa yang sedang terjadi
Bila pecahan-pecahan stalaktit es menghujamku
Apakah ada yang memedulikanku?
Bila teriknya mentari membakarku
Apakah ada seorang yang senantiasa berdiri
disebelahku untuk melindungiku?
Bila tetes hujan membasahiku
Apakah ada yang bersedia berbagi payung denganku?
Bila daun-daun berguguran menghalangi langkahku
Apakah ada yang bersedia memberiku jalur lain?
Bila kuncup bunga bermekaran dan kupu-kupu berterbangan
Apakah ada seseorang yang mau merasakannya bersamaku?
Ketika aku berhenti berjalan
Dan mendongak ke atas
Tetesan embun dari pelupuk mataku
Tak terbendung lagi
Aku sendirian menapaki langkah ini
Tak pernah ada yang berdiri disampingku
setiap kulangkahkan kakiku
Dan berpetualang bersamaku melalui irama hidup ini
Aku iri melihat setiap menapaki irama
Kulihat semut selalu bersama kawanannya
Kulihat Bulan selalu bersama bintang
Tak pantaskah aku menapaki irama hidupku
dengan sesorang yang sanggup berdiri disampingku, selalu?
Aku hanya meminta
Kirimkanlah aku malaikat untukku, Tuhan.
Agar aku bisa menapaki irama hidup ini penuh warna
Langganan:
Posting Komentar (Atom)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar